Minggu, 16 Agustus 2015

Riwayat Perjalanan Hidup Ku di Dunia #Part 2

Bismillah...


Postingan pertama telah saya ceritakan sekilas hidupku diwaktu kecil sampai Sekolah Dasar.

Saya pernah Sekolah Di TK Al-Qur'an Nurul Amal, MI Kawungsari dan SDN I Karangkamulyan.

Dibangku SLTP, hampir tidak ada file foto yang bisa ditampilkan selain foto profil di buku rapor siswa.

Saya pernah sekolah di MTs PUI Cijantung – Ciamis tahun 2003-2006. Saya masuk MTs PUI karena kedua saudara saya pernah sekolah disana. Sekolah yang cukup baik untuk pengembangan diri.
Pernah dikelas 1 saya dilibatkan di OSIS sebagai bagian kewirausahaan, program yang menarik bagi saya waktu itu adalah program LDK-nya Latihan Dasar Kepemimpinan.

Di LDK aku belajar banyak hal diantaranya cara menyusun rencana anggaran belanja (RAB) yang dirasa sangat bermanfaat hingga saat ini. Kemudian belajar merumuskan peraturan perundang-undangan OSIS, waktu itu dibagi menjadi beberapa komisi dan diakhir ditutup dengan rapat pleno, persis seperti yang dilakukan anggota DPR ketika siding.

Real prakteknya, ketika dikelas dua aku pernah tercatat sebagai wakil ketua OSIS, dikelas tiga pernah tercatat sebagai wakil ketua kelas, dan wakil ketua pramuka sekolah.

Pernah ikut kegiatan kemah bakti, lomba paskibra, lomba khutbah jum’at dan pernah juga sebagai juara lomba tahfidz al-Qur’an.

Disini juga pertama kali saya belajar dan mulai memahami computer terutama Ms. word, excel, power point dan paint sampai print out data.

Ketika di Tsanawiyah aku juga punya tabungan di Bank BRI, setiap pekan aku menabung meski sedikit. Lumayan hemat ketika itu, jarang menghabiskan uang untuk jajan bahkan sering puasa senin dan kamis. Ide menabung ini berawal dari saudara saya sekaligus membatu saya waktu itu Ang Cahya Darmawan.

Disini Tsanawiyah saya juga mengikuti eskul Basket Ball setiap satu pekan sekali setelah pulang sekolah.

MTs PUI Cijantung, Sekolah yang cukup kreatif, pernah menyelenggarakan pameran sekolah dengan mengundang sekolah lain, pernah juga mengadakan lomba pramuka tingkat SD/MI, perlombaan antar kelas setiap semester seperti volley ball, badminton, tahfidz al-Qur’an, puisi, cerdas cermat, dan lainnya. Aku juga biasa terlibat dalam lomba tersebut.

Waktu itu kepala sekolahku pa Dadang dan beberapa guru mulai lupa, harus dicari lagi…

Lulus MTs PUI Cijantung saya belum punya tujuan pasti mau melanjutkan kemana… dalam pikiran saya saat itu saya tidak mau sekolah di Negeri dan tidak mau ke arah timur rumah tapi mau kea rah Barat, inginnya sekolah ke Darut Tauhid Bandung karena pernah melihat manual book santri DT yang isinya cukup oke, atau ke pesantren Darussalam Ciamis. Hanya saja anggaran keluarga waktu itu belum memungkinkan dan ada keinginan juga ke Khusnul Khatimah Kuningan, waktu itu pernah dua kali berkunjung kesana. Pertama waktu saya masih SD ketika menjenguk saudara di Ponpes Al-Hikmah Cirebon sempat mampir sekaligus mendaftarkan a Ibnu ke Khusnul, dan yang kedua kalinya ketika lomba Lintas Alam waktu itu aku masih MTs mewakili Pesantren Nurul Amal – Ciamis.

Akhirnya KH. Muhtadin, Lc (pengasuh ponpes tahfidz Nurul Amal) menyarankan ke MA Al-Kautsar Banjar lembaga baru tahun kedua dibawah asuhan KH. Umung Anwar Sanusi, Lc

Besok harinya diantar oleh bapak saya untuk pergi mendaftar dan beberapa hari kemudian mulai masuk pesantren.

Pondok Pesantren Al-Kautsar Banjar Jawa Barat.



Yah disinilah karakter saya mulai tumbuh kuat, sekolah baru dengan pengajar luar biasa.

Guru-guru saya yang saya ingat ada Ust. Syamsudin Umar (Murabbi, Fiqih), Ust. Muhtadin, Lc (Ilmu Tafsir), Ust. Ihsan Setiawan, Lc (Ilmu Hadits), Ust. Cecep Dani Sufyan (PKn & Kepanduan), Ust. Dadan Ramdan, M.Pd (Pengembangan diri dan Kepsek) Ust. Muhammad Natsir (Usul Fiqh), Ust. Ja’far Sodiq alm. (Aqidah), Ust. Sudar abu Hafidz (Sejarah), Ust. Hanif Masykur (Komputer), Ust. Masykur (Kajian Kitab), Ust. Osep Rohyana (Al-Qur’an dan Siroh Nabawiyah), Ust. Rizki (Muhaddtasah), Ust. Lukman (Bahasa Arab), Pa Dodi (Bahasa Inggris) Pa Budi (Matematika) Bu Mimin (Bahasa Indonesia) Pa Romdah Romansyah (Biologi & Kimia) dan beberapa pengajar lainnya.

Dan inspirator utama saya adalah KH. Umung Anwar Sanusi, Lc sesepuh Al-Kautsar yang selalu mengisi kajian tiap ahad pagi, waktu itu beliau masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009.

Amazing agenda yang pernah saya ikuti, pertandingan sepak bola, beladiri BKC, juara umum kemah bakti tingkat Kota Banjar, Jambore BSMR tingkat priangan timur, Mukhayyam Dasar Pandu Keadilan I di Kota Banjar, Mukhayyam Dasar Pandu Keadilan II digunung Syawwal Ciamis, Latsar Pandu Keadilan (LPK) III di Pangandaran dan finis di Batu Karas.

Pernah pringkat 1 di kelas 3 semester 1 dan 2 sekaligus juara kelas meskipun tidak tahu aspek penilaian nya apa saja sehingga tertulis di buku rapor seperti itu. Karena saya yakin teman-teman lain lebih layak untuk itu, tapi apalah artinya urutan pringkat dan memang ketika itu tidak ada satupun siswa yang memikirkan peringkat kelas.

Pernah menjabat sebagai krani ambalan Khalid bin Walid yang dengan ini saya mulai terbiasa membuat proposal kegiatan dan belajar manajerial.

Pernah juga buat proposal untuk kegiatan perpisahan kelas sekaligus yang mengedarkan langsung… lumayan Alhamdulillah ada yang ngasih cukup besar…

Pernah juga dihari libur sekolah menyebarkan poster atau brosur Ahmad Heryawan – Dede Yusuf ke kampong-kampung full seharian (Direct Selling)…

Pernah juga ikut berkontribusi dalam pengamanan kampanye HADE (Aher Dede) sebagai pandu Keadilan.

Dan banyak hal lagi yang aku peroleh ketika sekolah pesantren di Al-Kautsar Banjar… sesuai dengan selogannya; segalanya bermula disini.

Sebelum ujian semester dilaksanakan terbiasa kami belajar bersama meski ada juga yang sendirian dengan sistem asistensi. Siswa yang lebih mahir dalam pelajaran tertentu  menerangkan kesiswa lainnya. Biasanya sebulan sebelum hari H yang dilaksanakan setiap ba’da isya.

Dari sejumlah kegiatan luar biasa ini membuatku menjadi banyak inisiatif untuk membuat aktifitas bermanfaat dimasyarakat.

Pernah dikelas 2 Aliyah saya menyelenggarakan seminar sehari, kemudian SMART Ramadhan se Desa karangkamulyan dengan bermodal keberanian dan tekad yang kuat.



Diwaktu liburan teman-teman sekampung segera saya undang untuk hadir dimasjid dengan agenda pembentukan panitia acara, dan Alhamdulillah terselenggara juga kegiatan tersebut hingga saat ini.
Yeah… itulah sekilas tentang bagian hidup saya selama di MTs dan MA (SLTP & SLTA)


Bersambung…

Video Nasihat KH. Umung Anwar Sanusi, Lc (24 Juli 2015)




Yayasan Islam Al-Qudwah Depok

Yayasan Islam Al-Qudwah Depok


Tahun 2012 lalu tepatnya bulan Oktober, saat itulah pertamakalinya saya berada di Al-Qudwah tepatnya di SDIT Al-Qudwah Kujang Depok diamanahi sebagai pengajar Tahfidz al-Qur’an, Bahasa Arab dan Mentoring.

Sebelumnya saya bertugas di Al-Fityan School Aceh sebagai pengajar al-Qur'an, bahasa Arab, mentoring, dan Islamic Studies di SMPIT dan Asrama. Disamping itu juga diamanahi sebagai sekretaris musyrif tarbawi, pernah beberapa kali sebagai penterjemah syeikh dari Timur Tengah.




Pada Agustus 2013 saya beralih tugas ke Al-Qudwah pusat (Beringin) dengan amanah sebagai  staff sekretaris Yayasan dan mengajar Tahfidz al-Qur’an di SDIT Al-Qudwah Beringin.

Diawal tahun 2014 selain aktifitas utama sebagai staf sekretaris yayasan, pernah juga tercatat sebagai staff anggota DPD RI Dapil Jabar KH. Amang Syafrudin, Lc.



Beberapa kegiatan beliau pernah saya ikuti seperti ketika ada agenda reses, sosialisasi 4 Pilar kebangsaan, konsinyering, silaturahim tokoh dan sebagainya.


April 2014 Dewan Pembina Yayasan Islam Al-Qudwah menetapkan pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik Broadcasting. Waktu itu berkumpul beberapa tim Media lokal maupun nasional, dan saya diamanahi sebagai manajemen untuk mengatur legalitas serta administrasi dan pengajaran Tahfidz dan Islamic Studies. Alhamdulillah pada Juni 2015 legalitas izin operasional sudah keluar, NPSN, Izin memimpin kepala sekolah juga sudah terbit.


Diakhir tahun 2014 Ketua Dewan Pembina Yayasan Islam Al-Qudwah (KH. Amang Syafrudin, Lc) mengamanahi jabatan sekretaris Yayasan hingga saat ini.

Itulah sekilas riwayat aktifitas saya selama di al-Qudwah.



Pada kesempatan hari ini saya ingin coba share sekilas tentang Yayasan Islam Al-Qudwah Depok.



Seiring dengan tumbuhnya minat ummat untuk kembali kepada Islam dengan al-Quran dan as-Sunnah sebagai pangkal ajarannya, belum serta merta diikuti dengan hadirnya sarana-sarana pendidikan yang dapat membimbing umat kedalam keterpaduan ajaran Islam secara utuh. Karena itu, sadar akan urgensi menuntut ilmu yang harus terpadu, baik didunia maupun diakhirat, Yayasan Islam Al-Qudwah, sebagai lembaga swadaya sosial masyarakat, sejak awal pendiriannya pada tanggal 14 Mei 1990, mencoba memberikan jawaban atas kebutuhan masyarakat untuk dapat menuntut ilmu secara terpadu.

Sasaran pendirian al-Qudwah diarahkan untuk membantu ummat melalui penyediaan sarana :

1.      Lembaga Pendidikan
2.      Lembaga Dakwah
3.      Lembaga Sosial
             
Visi dan Misi Yayasan Islam Al-Qudwah;

Visi :

Membangun Ummat Islam sebagai Masyarakat Pendidikan (Education Society) menuju terbentuknya Masyarakat Madani.

Misi :

Membangun kepribadian ummat dalam tiga ranah; Intelektual, spiritual dan moral ummat menuju kemaslahatan dunia dan akhirat.

Di tahun 2015 Yayasan Islam Al-Qudwah sudah memiliki lembaga formal dari tingkat RA sampai perguruan tinggi, lebih jelasnya sebagai berikut;

1.       RAIT Al-Qudwah
2.       SDIT Al-Qudwah
3.       SMPIT Al-Qudwah
4.       SMAIT Al-Qudwah (IPA dan IPS)
5.       SMKIT Global Madani (Vocational Broadcasting School)
6.       STAI Al-Qudwah ( Tarbiyah dan Syari’ah)
7.       Pesantren Al-Qudwah (AQIBS)

Berikut Profil singkat Sekolah Islam Terpadu Al-Qudwah Depok


SEKOLAH ISLAM TERPADU AL-QUDWAH
Center of Excellence
RA-SDIT-SMPIT-SMAIT-SMKIT

Islam memandang pendidikan sebagai hal fundamental dalam membentuk peradaban masyarakat dan bangsa. Pendidikan merupakan proses penanaman sesuatu kedalam diri manusia. 
Manusia adalah penerima proses tersebut, perumusannya sebagai suatu sistem mengambil model manusia sempurna didalam pribadi suci Nabi Muhammad Sallallahu ’Alaihi wa Sallam dalam hal  pengetahuan dan tindakan. Dalam pengertian ini pendidikan islam menghasilkan manusia yang meneladani Rasulullah Sallallahu ’Alaihi wa Sallam sesuai dengan kapasitas dan potensi pribadinya.



Visi :
Mencetak generasi berkepribadian islami, berpengetahuan Qur’ani, dan berwawasan Internasional.

Misi :
1. Membudayakan dan mengoptimalkan sistem pendidikan islam dengan kompetensi inti sebagai pembelajar, wirausahawan, dan pemimpin.
2. Memadukan kurikulum (kognitif, afektif, psikomotorik, dan   interpersonal skill) .
3. Menyelenggarakan pembelajaran yang nyaman dan menyenang-kan sesuai dengan nilai-nilai Qur’ani.

Karakteristik :
Al-Qudwah Islamic Boarding School (AQIBS) dirancang dengan pradigma, konsep dan sistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakteristik unggulan:
· Islami, dengan seluruh karakteristiknya sebagai agama rabbani.
· Terpadu, dalam sistem pembelajaran maupun kurikulumnya.
· Unggul, dengan bekal kompetensi, kemampuan, dan keterampilan hidup (life skills) yang diperlukan dan sangat kompetitif.
· Internasional, dengan kompetensi dan wawasan Internasional sebagai antisipasi memasuki persaingan global khsusnya dalam meraih peluang melanjutkan di Universitas Internasional, baik sebagai seorang muslim, da’i, maupun sebagai seorang profesional dan pemimpin masa depan.

AQIBS (Al-Qudwah Islamic Boarding School)

Program Pendidikan :
1. Program Pesantren Reguler (SMPIT/SMAIT/SMKIT).
2. Program Pesantren MADANI  (Mandiri, Aktif, Dinamis, Amanah, 
       Natural & Islami) berbasis Home Boarding.

Keunggulan :
1. Hafal al-Quran 30 Juz dan Hadits
2. Mampu berbahasa Internasional (Arab dan Inggris).
3. Memiliki kemampuan life skill (Broadcasting dan Multimedia)
4. Mamiliki kebiasaan (Habit) untuk melakukan penelitian (Research)

Program Pembelajaran :
Model pembelajaran MADANI Home Boarding diselenggarakan dan dikembangkan dengan beberapa pendekatan dan metode antara lain :



No
Metode & Kegiatan
Masa Waktu & Schedule
Target
1.
Internship (magang)
4 Semester
Penguasaan Basic Knowladge & Life Skill

® Tahfidz al-Qur’an & Hadits
Semester 1
Hafal 30 Juz

® Bahasa :
   ü Arab
   ü Inggris
Semester 2 & 3
Terampil dan terbiasa berkomunikasi (SD, SMP, SMA/Sederajat
Lulus Toefl/IELT (SLTA)

® ICT (Multimedia  & Broadcasting)
Semester 4
Penguasaan dan Terampil dalam ICT (Teknologi informasi dan Komunikasi)

® Wirausaha
Semester 4
Berjiwa Kewirausahaan
2.
Home Stay

Character Building

® Quranic Character
Semester  1-6
Berkarakter Islami

® Scientific Culture
Semester 6
Lulus Ujian Nasional
Siap dan Lulus untuk studi kejenjang berikutnya
Siap menjadi ‘Ulama dan atau Ilmuwan berjiwa Pemimpin

RA (Raudatul AthfalAL-QUDWAH

Muqaddimah :

Anak adalah amanah bagi orang tua yang mampu mem- bawanya menghadapi tantangan masa depan. Karena sesungguhnya kehidupan mereka ada dimasa depan bukan masa kini.

Berdasarkan hal ini maka pendidikan yang mengembangkan kecerdasan ruhiyah, intelektual, rasa, emosi, kreatifitas dan ragawi harus ditanamkan sejak dini.

Keunggulan :

Output RA (Raudhatul Athfal) Terpadu Al-Qudwah dengan  kurikulum dan sistem pembelajaran melalui Aktifitas       Bermain Sambil Belajar antara lain :
1. Hafal al-Quran 1 Juz dan Hadits pilihan.
2. Percaya diri berbahasa Arab dan Inggris.
3. Memiliki karakter pembelajar dan pemimpin.

Program Pembelajaran :

RA Terpadu Al-Qudwah dengan kurikulum terpadu berbasis Kompetensi antara lain :
· Bidang Pembangunan Islam (Khot, Qira’ati, Hafalan Al-Qur’an Surat Pendek, Do’a Harian, Hadits, Asmaul Husna, Praktek Ibadah, Siroh dan Bahasa Arab).
· Bidang Pengembangan Umum (Bahasa, Daya Fikir,   Keterampilan dan Jasmani).


SDIT AL-QUDWAH



Muqaddimah :

Pendidikan dasar yang benar, tepat dan terarah merupakan proses penanaman kemampuan untuk bekal buah hati, yang siap dipimpin dan memimpin, dan akan mengendarai roda kehidupan pada zamannya.

Keunggulan:

Output SDIT Al-Qudwah dengan kurikulum terpadu dan sistem full day school antara lain :
1. Hafal al-Quran 10 Juz dan 100 Hadits pilihan.
2. Percaya diri berbahasa Arab dan Inggris
3. Memiliki karakter pembelajar dan pemimpin (to be a learner and leader)

Program Pembelajaran :

SDIT Al-Qudwah dengan kurikulum terpadu berbasis kompetensi full day school antara lain :
1. Kurikulum Nasional: Agama, PKN, Bahasa Indonesia,    Matematika, IPA dan IPS.
2. Kurikulum Unggulan/ Lokal : BQ metode Qira’ati, Tahfidz Al-Qur’an, Hadits dengan Metode Irama dan Cerita, Bahasa Arab dengan Metode Bayangan Tangan dan Bahasa Inggris dengan sistem English Cultural Camp.
3. Kurikulum Alternatif/ Ekstra Kurikuler; Melukis, Musik, Handycraft, Pramuka SIT, Taekwondo, Silat, Futsal, Robotic, English Club, dan Pidato (Public Speaking).


SMPIT AL-QUDWAH



Muqaddimah :

SMPIT Al-Qudwah adalah sekolah yang  dirancang dengan pradigma, konsep dan sistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakteristik unggulan; Islami, Terpadu, Unggul dan Internasional.
Keunggulan:
1. Hafal al-Qur’an 10 Juz dan Hadits
2. Mampu berbahasa Internasional (Arab dan Inggris).
3. Menguasai Sains dan Teknologi.
4. Memiliki Kemampuan Life Skill (Broadcasting  dan       Multimedia)
5. Mamiliki kebiasaan (Habit) untuk melakukan penelitian (Research)
Program Pembelajaran :
1. Kurikulum Nasional: Agama, PKN, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Sejarah, dan PLH.
2. Kurikulum Unggulan/ Lokal : Tahfidz Al-Qur’an, Pogram Akselerasi Bahasa Arab & Inggris, Sains & Teknologi,    Mentoring, Seni dan Riset.
3. Kurikulum Komplementer dan Ekstrakurikuler; Seminar, Workshop, Leadership Training, Pramuka, Taekwondo, Broadcasting, Olahraga, Arabic Club & English Club.


SMAIT AL-QUDWAH
Muqaddimah :
SMAIT Al-Qudwah adalah sekolah yang  dirancang dengan pradigma, konsep dan sistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakteristik unggulan; Islami, Terpadu, Unggul dan Internasional.
Keunggulan:
1. Hafal al-Qur’an 10 Juz dan Hadits
2. Mampu berbahasa Internasional (Arab dan Inggris).
3. Menguasai Sains dan Teknologi.
4. Lulus TOEFL/ IELT
5. Memiliki Kemampuan Life Skill (Broadcasting  dan Multimedia)
6. Mamiliki kebiasaan (Habit) untuk melakukan penelitian (Research)
Program Pembelajaran :
1. Kurikulum Nasional: Agama, PKN, Bahasa Indonesia,   Matematika, IPA, IPS, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi & Geografi.
2. Kurikulum Unggulan/ Lokal : Tahfidz Al-Qur’an, Program Akselerasi Bahasa Arab & Inggris, Sains  Teknologi,      Mentoring, Seni dan Riset.
3. Kurikulum Komplementer dan Ekstrakurikuler; Seminar, Workshop, Leadership Management, Magang, Pramuka SIT, Beladiri Taekwondo, Broadcasting, Olahraga, dan Kegiatan lainnya.

SMKIT GLOBAL MADANI (Vocational Broadcasting School)
Muqaddimah :
SMKIT Global Madani adalah sekolah kejuruan yang difokuskan untuk menyiapkan Insan Media Trampil, Profesional dan Berkepribadian dengan Karakteristik MADANI; Mandiri, Amanah, Dinamis, Natural dan Islami.
Keunggulan:
1. Hafal al-Quran 10 Juz dan Hadits Arba’in.
2. Percaya diri berbahasa Arab dan Inggris.
3. Memiliki keahlian dalam bidang Broadcasting (Pertelivisian dan Radio).
4. Lulus TOEFL/ IELT
5. Memiliki kemampuan manajemen kewirausahaan dan jiwa pemimpin.
Program Pembelajaran :
1. Kurikulum Nasional: Agama, PKN, Bahasa Indonesia,    Matematika, Bahasa Inggris dan Sejarah.
2. Kurikulum Unggulan/ Lokal : Tahfidz Al-Qur’an, Islamic  Studies, Hadits, Kajian Tatsqif/ wawasan, Stadium General, Leadership & Entrepreneurship Training, Mentoring, dan Program Akselerasi Bahasa Arab dan Inggris.
3. Kurikulum Program Kejuruan: Broadcasting (Pertelivisian & radio)
4. Kurikulum Komplementer & Ekstrakurikuler;  Seni Musik, Pramuka/ Kepanduan, Magang, Taekwondo, Futsal,     Renang dan Journalistik serta kegiatan lainnya disesuaikan dengan minat dan bakat siswa.

untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi situs resmi Yayasan Islam Al-Qudwah di alqudwah.co atau Facebook: Yayasan Islam Al-Qudwah, Youtube Channel: alqudwah.tv

Jika ada pertanyaan silahkan kirimkan via email ke: alqudwah2013@gmail.com

Senin, 15 Juni 2015

Al-Fityan School Aceh



Bangunan Alfityan School Aceh tampak megah dari atas helikopter

Pada hari ini akan saya ajak kamu jalan-jalan ke daerah Aceh Besar, NAD. Inilah tempat dimana saya pernah tinggal selama setahun penuh (2011-2012) tepatnya di Al-Fityan School Aceh. Sekolah ini berdiri diatas lahan lebih dari 16.000 M2 dan luas bangunan sekitar 12.000 M2, lahir atau didirikan sejak tahun 2007 atas bantuan penuh dari yayasan Al-Islah yaitu sebuah organisasi Islam yang berpusat di Quwait dan Qatar.
Letak sekolah ini pun cukup strategis, hanya 15 menit dari bandara, 15 menit dari masjid raya baiturrahman, 15 menit ke daerah pantai, 15 menit ke universitas syiah kuala dan akses transportasi yang cukup mudah.
Al-fityan School merupakan salah satu sekolah terbaik di Aceh, meskipun baru didirikan sekitar 4 tahun tetapi telah mendapat terakreditasi A. Fasilitas yang dimiliki pun cukup lengkap mulai dari ruang kelas yang nyaman, dengan kapasitas 25-30 siswa/kelas, kemudian lab. Bahasa, lab. Komputer, Lab. Biologi, Lab. Elektronik, gedung lifeskill seperti salon, keterampilan menjahit, bengkel motor, lapangan olahraga, Volly, footsal, badminton, basket, kemudian gedung aula, kantor, wc yang cukup, kantin, ruang photocopy, masjid, flat guru dan tamu dan masih banyak lagi. Disamping itu di Alfityan School selain memiliki gedung sekolah yang memadai juga memiliki Asrama dengan kapasitas 320 anak laki-laki dan 320 anak perempuan. fokus utama asrama adalah bagi siswa yang jauh dan untuk anak yatim, akan tetapi banyak juga siswa yang diasrama bukan yatim, nah khusus bagi non-yatim harus bayar ± Rp 650.000/bulan per siswa (untuk asrama) begitu pula dengan sekolah, anak yatim biasanya mendapat beasiswa full sedangkan non-yatim harus bayar.
Jumlah siswa dan siswi alfityan school dari mulai TK-SMA sekitar 900 orang yang berasal dari berbagai daerah Provinsi Aceh.
Dibawah ini kamu bisa lihat berbagai fasilitas apa saja yang tersedia disana, dana mudah-mudahan terinspirasi, apakah untuk supaya anda rajin belajar agar bisa sekolah di sekolah paforit atau ingin mendirikan sekolah atau menambah imajinasi-Mu.... thanks....
Gedung alfityan school Aceh tampak depan
Gedung Asrama Putri 
Gedung Asrama Putra
Gedung Restaurant siswa putra dan putri
Gedung Flat Guru
Lab biologi
Gedung Life Skill
Ruang Perpustakaan
Masjid dengan kapasitas 500 orang
Kantin

Ini sekilas tentang fasilitas dari sekian fasilitas yang terdapat di alfityan school Aceh, semoga bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita semua, terimakasih dan keep spirit dan selalu berusaha, terus belajar dan jangan akut gagal, coba, coba, dan terus mencoba...... 

Banda Aceh 2012
By: Aceng Anwar Nurhalim / Halim Ace
Pernah dimuat di blog pertama saya belajar: http://acean-creative1.blogspot.com/2011/08/al-fityan-school-aceh.html 

Rabu, 10 Juni 2015

Taujih KH. Umung Anwar Sanusi, Lc – Reuni Akbar Al-Kautsar 2014

Transkrip Taujih KH. Umung Anwar Sanusi, Lc – Reuni Akbar Ma’had Al-Kautsar Banjar
03/Agustus/2014 :: 17:35-18.03 (durasi 28:25 Menit)

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Muqaddimah…
-----------------------------
Terimakasih Alhamdulillah wasyukrulillah kita bisa bertemu berkumpul di tempat antum dulu berada disini. Insya Allah kami yang ada disini akan tetap eksis dan tetap berjuang mengembangkan lembaga pendidikan dan mudah-mudahan antum semua adalah sebagai pelanjut-pelanjut kami semua dimasa yang akan datang.

Terimakasih atas waktu yang diberikan………………………………….

Adik-adiku sekalian, bapak-bapak guru yang saya hormati, adik-adiku yang saya cintai.
Alhamdulillah tahaddus binni’mah lembaga al-kautsar dari tahun ke tahun menunjukan perkembangan dan menambahkan kepercayaan masyarakat, kami sebagai pengelola disini Alhamdulillah walaupun cukup repot tapi cukup membanggakan.

Mudah-mudahan kami bisa mengelola dengan baik amanah ini yang ada disini yang insya Allah jumlah siswa sudah mendekati angka 500 orang… dan ini Alhamdulillah bantuan dari Qatar Charity kita sudah dari Qatar 1,3 Milyar ini 600 Juta disana 400 juta yang dibelakang ada klinik disini maka engke mah kudu aya nu masuk kedokteran engkemah. Sebab di dieu boga klinik. Alhamdulillah ini berkat kerjasama berkat do’a antum semua.

Ikhwah fillah wa akhowatifillah

Akang disini sebagai pengasuh, sebagai pendiri yang menggagas berdirinya lembaga formal ada sekolah formal mulai tahun 2004 alhamdulillah baru berumur sampai hari ini 10 tahunan Alhamdulillah tapi menunjukan perkembangan yang cukup signifikan bahkan prestasi-prestasi pun cukup menggembirakan diberbagai level Alhamdulillah akang hari ini dengan prestasi ghafalan-hafalan quran banyak temen-teman kita yang ade-ade yang diterima paling tidak ada bantuan beasiswa ini yang membanggakan. Antum semua yang ada disini terimakasih.

Tadi pa dadan sudah memuqaddimahi bagaimana menjaga kehormatan kemuliaan hidup. Kami tambahkan disini… agar antum lebih berprestasi lagi, dan antum lebih banyak diterima lagi di tengah masyarakat…  benar-benar bermanfaat… maka ada beberapa kekuatan yang harus dibangun dalam hidup ini.

Yang pertama adalah quwwatussilah billah… kemampuan kekuatan komunikasi dengan Allah SWT… melalui quwwatul iman… kekuatan iman.

Salah seorang ulama namanya syeikh Hiysam Humaida mengatakan karena iman… yang pertama adalah… yunawwirul qulub… iman bisa menerangkan hati… nyaaangan hate. iman bisa yubaddidus syahawat… bisa memecah hawa nafsu yang kadang menyesatkan kita. yang ketiganya adalah… yuqawwimus suluk… meluruskkan akhlaq kita. yang keempatnya adalah yahillul musykilat… mampu menyelesaikan segala problema kehidupan… dan yang selanjutnya… iman ini adalah… yatakhatta alhudud al-ardiyyyahalmaqayis alardiyyah… bisa melampaui parameter-parameter keduniaan… anda boleh merencanakan ini… tapi iman bisa melampauinya.

Contohnya Rasulullah ketika di gua tsur… urusan manusia ceuk akal… Nabi kudu katewak… tapi dengan kekuatan iman perhitungan manusia bisa kalah… ketika perang uhud.. ketika perang badar… kekuatan yang tidak seimbang dalam ukuran manusia… ceuk logika akal teu mungkin menang… tapi dengan iman… pertimbangan-pertimbangan… hitungan akal bisa… terlampaui… yubaddidu atau yatakhatta almaqayis al-ardiyyah… bisa melampaui… bisa menghalau segala pertimbangan logika akal manusia dalam urusan dunia… Ini iman…

Maka quwwatussilah billah ini menjadi mutlak… quwwatussilah billah dengan quwwatul iman dan quwwatut ta’ah ketaatan tadi, kepatuhan ibadah ka Allah…

yang kedua diantaranya adalah quwwatussilah bil islam… apa ? al-iltizam… komitmen dengan nilai-nilai ajaran islam…  Inilah yang selalu kami tanamkan ketika antum disini dulu.
dari mulai baca quran, berjamaah, akhlaq… ini yang ditanamkan oleh kami semua kepada antum. Pesantren ini adalah pesantren tarbiyah berbasis dakwah dan tarbiyah… selalu begitu… itulah keunggulan kami disini yang tidak akan pernah dihilangkan.

Quwwatussilah billah, quwwatussilah bil islam, komitmen…  Quwwatussilah birrasul kuat hubungan kita rasul… bagaimana kita al irtidaal ittiba’… mengikuti dan meneladani… bagaimanapun antum… dimanapun berada… dalam kondisi apapun… berada… rasul tetap adalah menjadi figure sentral kita dalam berbagai hal. Kita tidak bisa mengabaikan ini. kalau orang lain sudah membanggakaan rasul kenapa kita tidak…? kenapa kita malah jadi bangga dengan orang barat ketika orang barat sudah mulai dengan figure Rasulullah…?

Yang selanjutnya adalah quwwatussilah lil insan memlikiki kuatnya komunikasi dengan sesama manusia.. nah ingin akang… akang akang garis bawahi disini bisi aya nu kadupak ka kritik maaf yah… quwwatussilah lil insan… bingkainya adalah hadits rasul ada adab… ya… apa ?
“Laisa minna man lam yuwakkir kabirona walam yarham sogirona”

bukan umat kami yang tidak bisa menghormati orang tua dan tidak menyayangi orang yang kecil.
Itu bingkai komunikasi hadits rasul… nah… minta…nya… nitip akang… komunikasi antum dengan siapapun… bingkai hadits itu harus dipakai…

tah akang keun ka diri akang mah keun hidep anak akang kabeh… nukukumahage  anak akang diaku… ngan tadi aya nu kudu diluruskeun cara berkomunikasi… Yah… 
Akang lain hayang diagung-agung… ngan akang mah sieun ka batur… tah kunaon panitia na nepi ka euweuh nu datang ka imah akang… apa teu apal jalan imah ka akang…? mantak naon… kang abdi teh bade aya acara kieu kieu kieu kan enak … akang bleng… teu apal naon-naon… ini satu… ya…

ari komunikasi kudu merenah tempatna… tadi akang dibejaan ku salah seorang anak akang…  tas  solat subuh bari lempang… ‘kang kade hilap engke… sambutan jam opat’ cenah… bari leumpang... mantak naon kang… aya picarioseun ka imah heula… kan ngobrol sing pantes… tah ieu nitipnya… 

leuheung masih keneh… akang mah yeuh… akang… sarua… meureun pikiran jiga antum kitu… sok rada edeg ari keur kieuteh yeuh…  sok rada gaya rada edeg rada sok asa pang na kitu tah keur kieu teh… karasa yeuh baheula… akang nepi ka diusir tihiji pasantren di Sukabumi di Cisaat gara-gara asup ka pasantren teu dikopeah.

rek silaturahim datang ka pasantren… diusir karena teumake kopeah… neupi ka akang  genepan… inget harita… balik deui ka Cibadak meuli kopeah heula.. tas di kopeah bisa masuk…kitu… tuh nya… bisa komunikasi…  jadi ketika berkomunikasi dengan orang jangan seenaknya kita… ada hal-hal kita harus mengalah… demi komunikasi itu menjadi baik… yah…

iyeu nitip akang da ieu mah budak akang akang mah nitip sabab antum geus duduk ditengah masyarakat kitu nya… ‘euleuh etah santri alkautsar euweuh sopan santun kitu pisan’… akang nu kabentur mah… akang nu kabentur… jadi nitip nya… komunikasi… sing merenah ka orang tua… yeuh…

nu taun kamari aya keneh datang panitia ka imah ‘kang bade aya acara ieu ieu ieu’ nu ayeunamah teu apal naon-naon… tah. Niatna mah meureun alus nya embung ngarepotkeun nya… tapi tah jadi salah dina etika komunikasi jadi salah… nya… Alhamdulillah akang bisa kieu teh ladang komukasi…
Alhamdulillah tahaddus binni’mah… akang ladang komunikasi kamari sabulan ramadhan nya… akang ngumpulkeun jang meuli semen… da eta rek dilantai bleh wetan jang asrama… Alhamdulillah… komunikasi baik… daratang… akang kamari menang duit sabaraha pa Dadan… ? menang 120 juta ladang komunikasi merenah enak dan akang tidak pernah minta… ngan ukur kalimat kieuwe diplomatis… sing bagus… diplomasina… termasuk ieu tah… ieu bantuan ti Qatar… akang… urang Arab… paling mudah tersentuh hatinya lamun mendengar derita… ieu cara komunikasi…

Tersentuh ketika mendengar cerita derita kuakang didongengkeun ieu al-Kautsar teh lanjutan dari pesantren yang dibelakang itu pa ‘Aon itu pasantren besar… dulu kiyai akina bapa… mun akang mah uyut… opat puluh dalapan urang diered ku belanda ditembak di Cijolang Citanduy 48 ditembak sama Belanda mati semua itu pendiri pesantren itu. Ajengananan saurang kang Cecep… ? keur ngawuruk ditarik seret ditembak ku Akang dicaritakeun ka urang Arab bahwa pesantren mendapat penderitaan dan penindasan yang luar biasa… wah urang Arab kasentuh mun ngedenge kieu… matak meunang weh nu ieu… meunang weh klinik kamari akang berangkat deui ka Jakarta ieu teh deui katukangna butuh asrama…  geus nembalan tah kamari teh “ayyi haajah” naon bae sok insya Allah geus kitu kamari teh pa Dadan matak nu eta disesakeun…. Inilah cara berkomunikasi …

Bagaimana komunikasi antum orang tertarik orang seneng orang simpati. jangan sampai baru bertemu sekali orang sudah enek… udah kecewa… ieu kedepan nya… tolong jaga komunikasi… bingkainya

laisa minna man lam yuwakkir kabirana walam yarham shagirana.

Kemudian adalagi hadits lain… Rasul mengatakan Khatibunnasa ‘ala qadri ‘uqulihim. Pendekatan konsep keun etamah jang nupalalinter adu konsep… nilai… khatibunnasa bilughati qaumihim…  pendekatan budaya tadi mungkin suatu waktu ketika masuk dimana antum harus pake kopeah didieu teunanaon tapi ketika masuk suatu lingkungan kadang-kadang kopeah jadi masalah tadi akang nu ngalaman sorangankatiluna khatibunnasa ‘ala anzilunnasa manazilihim ini pendekatan social … ada tiga pendekatan… konsepbudayasocial… 

jadi engkemah pendekatan antum harus ada pendekatan social antum ka masyarakat teunanaon engke atas nama antum engke lamun geus jalan ini sok ayakeun baksos alumni alkautsar baksos dimana ? pendekatan social keunwe ieumah itung-itung… kan baheula aya PPM nya… alumni PPM deui… keunwe dua hari tiga hari antum kemana…. selama libur nanti reuninya dilaksanakan dimana ngarana PPM… program pegenalan masyarakat.

Kita kerjasamakan nanti ada pengobatan cuma-cuma atau ada khitanan masal ini adalah pendekatan social yah… jadi quwwatu ittishol binnasquwwatus silah binnas kekuatan komunikasi sesama manusia dalam rangka kita ingin sebagai misi dakwah dalam rangka  misi dakwah.

akang liat salut dengan cara komunikasi orang nasoro…. di Banjar… di Banjar ada seorang dokter namanya dokter Budi dokter gigi dia luar biasa komunikasinya akang beberapa kali kaditu sakit gigi saking baiknya komunikasi jeung akang… akang berobat kaditu teu bayar nganterkeun yeuh ustad… nyebut ustad atau pa Haji bahkan suatu waktu nawarkeun ka akang bantuan materi sumabangan ti greja ngan ku akang teu ditarima etamah kamasyarakat keun we bagaimana membangun komunikasi menarik simpati orang.

Nah akang nitip ka antum semua nanti kedepan… jadi pepejeuh komunikasi urang saenakna urang tapi bagaimana yang kita komunikasikan… dia menjadi enak oleh kita. Jadi enak oleh kita.

Nah ini karena antum sudah yang rata-rata jadi mahasiswa sudah perguruan tinggi antum sudah tau bagaimana mungkin banyak pelajaran-pelajaran yang tau… tapi semakin tinggi ilmu yang kamu miliki semakin merunduk… perlihatkan quwwatul akhlaq kekuatan akhlaq…

Disinilah percepatan dakwah Rasul sampai 23 tahun selesai karena dengan akhlaq yang baik cara ta’at ke Allahnya baik dengan komitmen lil islam nya baik dengan cara komunikasi dengan masyarakat pun baik maka Allah ta’ala memberikan kepercayaan penuh terhadap Rasul hingga berbagai langkah dakwah diiringi dengan kemenangan-kemenangan dan kemenangan. Karena tadi Quwwatul akhlaq… akhlaq itu performance… tampilan yang menarik jangankan orang Islam orang kafir pun tertarik dengan tampilan Rasulullah.

Nah ini jadi akang nitip nya mohon maaf tadi akang meluruskan sedikit kedepan kade ieuh pampangna bisi kabatur… jangan anggap enteng komunikasi, percumah antum banyak berkomunikasi… Kalau orang tidak simpati… bagaimana komunikasi antum menjadikan orang simpati.

Akang mendirikan pesantren ieu dari nol besar tidak punya modal apa-apa itu yang pertama… yang kedua akang tidak punya modal latar belakang aki… bapa… sebagai ustadz sebagai kiyai punya pesantren… tidak… tapi benar-benar akang merangkak merayap memulai membangun pesantren dengan tahun 95 akang memulai melangkah membuat pesantren membangun kepercayaan dimasyarakat dan akang tidak pernah sulaya janji Alhamdulillah salah satunya adalah pengajian sabtuan itu sudah berdiri sekitar 18 tahun dimulai 96 pengajian itu sampai hari ini alhamudillah kita jaga.

Maka oleh karenanya akang nitip kepada antum… ini wadah… apa namanya ? HAMKA (Himpunan Alumni Al-Kautsar) jadi mohon ini kedepan lebih dikembangkan lagi bahkan acaranya tadi… coba kalau antum komunikasi jeung akang… kan meureun bisa ngadatangkeun babaturan akang saudara akang shabat akang sina ngisi  di antum….

Nanti kedepan komunikasikan mungkin tidak hanya sebatas ngariung kieu manfaatkan bener-bener manfaatkan waktu ini… hal-hal positif… akang bisa ngadatangkeun mungkin 2 orang atau 1 orang minimal bisa menambah masukan-masukan buat bekal antum melangkah dimasyarakat nanti…

Jadi kedepan mah engke di agendana maka sebaiknya saha  ketua ieuteh ayeuna ? jadi engkemah coba dirancang tidak dadakan aya nukadieu ka pa Dadan ka Akang saminggu atau dua minggu sebelumnya kira-kira acara apa yang baik nih  pa masukannya… apa… bagusnya begitu… sehingga acaranya… acara yang bermanfaat acara yang berbobot rencana gitu… kedepan ingin seperti itu nanti yah… jadi ieumah masukan ti akang… tapi jazakumullah antum sudah berinisiasi melaksanakan kegiatan ini maka disebutnya reuni akbar…

kalau ini sudah berapa alumni nih… berapa ratus...? semuanya sampai hari ini berapa ratus ? berapa…? Kakarage dihitung ayeuna tuda… nah kita ingin tahu catatannya dari tiap tahun berapa dari tiap tahun berapa sampai total hari ini berapa ratus… kita punya duta-duta dakwah itu dimana saja sebarannya. Sebab antum semua dipandangan akang adalah sebagai Du’at dengan segala profesi yang antum miliki tapi paling utama … kan akang kamari reuni taun kamari akang bebeakan ngobrol didieu… mau diposisi apapun rek jadi mentri isukan rek jadi naon yang penting antum du’atun ilallah… mengemban misi dakwah… itulah   yang akang amanahkan kepada antum.

Yah terimakasih… sekali lagi jazakumullah nanti alumni ini lebih di intensifkan lagi walaupun cuman setahun sekali silahkan nanti waktunya bagai mana apakah tetap seperti ini tapi paling tidak tolong akang diberitahulah sebelumnya mau ada acara ini acara ini tanggal segini sehingga akang ge ulah kaeraan akang pribumi henteu nyadiakeun cai-cai acan euykitunya… da akang pribumi didieu… aya hak antum sebagai tamu “ikramuddhaif” saya ge ingin pahala ngahormat tamu… agehan akang nya… ulah hayang kusorangan pahalana akang ge hayang… pahala tina ikramud dhaif antum posisi tamu di akang walau pun antum hak antum keluarga keneh tapi dalam hal ini antum sebagai tamu yah…

nah maka insya Allah ini tausyiah ti bapa ka anak yang ingin dipake disini komunikasi-komunikasi kepesantrenan bukan kemahasiswaan antum posisinya adalah hubungan kita hubungan santri dengan pengurus yang ada disini yah… tolong posisi antum disini adalah santri maka komunikasi antum komunikasi kepesantrenan.

Itu saja dari saya terimakasih karena sebentar lagi mau maghrib selamat melaksanakan acara sampai besok siang nyateu apal besok siang rek aya ngaliwet sagala-gala nya masya Allah ga apa-apa silahkan antum berpesta pora ini silahkan ya silahkan ga apa-apa… engke mah… dah… nanya rek loba kieu mah ku akang ge rek disuguhan  ek disuguhan naon ? itu pang ngurugkeun taneuh ka handap k adieu engke mah kudu ngabejaan rek nyieun hanca diditu mindahkeun keusik atuh tah… batu atuh tah… disuguhan eta kuakang teh… lain nanaon…

Do’a keun akang sedang membangun karena kekurangan kelas… antum tau yang keluar kali ini 80 yang masuk kurang lebih 200 jadi kakurangana 120 can boga wadah na ieuh… jadi ayeuna keur dikejar-kejar mudah-mudahan akang lancar menyelesaikan sarana-sarana ini karena akang tidak akan selama ini belum membebankan kepada orang tua secara seperti orang lain.

Lamun teu inget ka antum semua ku akang  dibeledagkeun we 10 juta masuk peurem akang meureunan bodo teuing sanggup mayar seug teu sanggup indit meureun kitu… tapi akang belum sampai hati kesana tidak sampai… hati Yusuf Mansyur bulanana 4 juta matak pantes uang masukna 40 juta antum disini uang masuk 3 juta teu sabulaneun sabulaneun yusuf mansyur jadi teuheran lamun batur lancar kitu kieu.

Matak lamun aya orang tua ieu kumaha… kieu nembalanateh… mayar sabaraha…? mayar sabaraha…? sanggup sok ku akang di jegerkeun 10 juta uang masuk bulanan 1 juta siap teu ? matak ulah waka nyarekan ka lembagaaya orang tua anu ngritik habis-habisan, bapa mayar sabaraha kadieu sasihan eta ge menang ngajejewet untung teu saroeh kabeh kadieu habis kadieu kudu asup kadieu kudu asup… ya Allah… tutup lobang gali lobang weh kituuntung we boga matrial bageur tara naagih ari aya dibayarkeun jadi do’akeun akang sing lancar sehingga mengelola lembaga lebih maksimal dan lebih maju kedepannya.

Sekian dan terimakasih
Hasbunallah wa ni’mal wakil
Wassalamu ‘alaikum warah matullahi Wabarakatuh 

The And

Ditulis di Depok, 21 Nopember 2014 Selesai Jam 16.36
Oleh : Aceng Anwar Nurhalim (Halim Ace)

Alumni Al-Kautsar 2nd Graduate